Sabtu, 27 Agustus 2016

Keberkahan

BรฌsmiLlah. Keberkahan itu sangat ajaib, bisa jawab segala problem hidup bahkan secara tidak masuk akal. Al Qur'an adalah sarana sumber keberkahan, asalkan benar-benar ditadabburi (QS.38:29).

Si Pembisik keburukan



    ๐Ÿ“ *Si Pembisik Keburukan* ๐Ÿ“–
               _Oleh : Hari Pranoto_

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

ุณูˆุฑุฉุงู„ู†ุงุณ                         5⃣ Ayat

ุงู„َّุฐِูŠ ูŠُูˆَุณْูˆِุณُ ูِูŠ ุตُุฏُูˆุฑِ ุงู„ู†َّุงุณِ

*_Terjemah :_*

*_“Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.”_*

๐Ÿ“‹ *Arti kata :*

 ุงู„َّุฐِูŠ : yang

 ูŠُูˆَุณْูˆِุณُ : membisikkan

 ูِูŠ : di dalam

ุตُุฏُูˆุฑِ  : dada
           
ุงู„ู†َّุงุณِ : manusia

*_Makna Kalam :_*

Inilah misi syaithan yang selalu berupaya menghembuskan was-was kepada manusia. Menghiasi kebatilan sedemikian indah dan menarik. Mengemas kebenaran dengan kemasan yang buruk. Sehingga seakan-akan yang batil itu tampak benar dan yang benar itu tampak batil.

Coba kita perhatikan, bagaimana rayuan manis syaithan yang dihembuskan kepada Nabi Adam dan istrinya. Allah _subhanahu wata’ala_ kisahkan dalam firman-Nya (artinya):
*_“Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya, dan syaitan berkata: “Rabb-mu tidak melarangmu untuk mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam al jannah/surga)”._* (QS. Al A’raf: 20).

Demikian pula kita perhatikan, kisah ketika RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ sedang beri’tikaf. Shafiyyah bintu Huyay (salah seorang istri beliau _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_). mengunjunginya di malam hari. Setelah berbincang beberapa saat, maka RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ mengantarkannya pulang ke kediamannya. Namun perjalanan keduanya dilihat oleh dua orang Al Anshar. Kemudian syaithan menghembuskan ke dalam hati keduanya perasaan was-was (curiga).

RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ melihat gelagat yang kurang baik dari keduanya. Oleh karena itu Beliau _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ segera mengejarnya, seraya bersabda:

ุนَู„َู‰ ุฑِุณْู„ِูƒُู…َุง, ุฅِู†َّู‡َุง ุตَูِูŠَّุฉُ ุจِู†ْุชُ ุญُูŠَูŠّ ูَู‚َุงู„ุงَ: ุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„ู„ู‡ ูŠَุงุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡. ูَู‚َุงู„َ: ุฅِู†َّ ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†َ ูŠَุฌْุฑِูŠ ู…ِู†ِ ุงุจْู†ِ ุขุฏَู…َ ู…َุฌْุฑَู‰ ุงู„ุฏََّู…, ูˆَุฅِู†ِّูŠ ุฎَุดِูŠْุชُ ุฃَู†ْ ูŠُู‚ْุฐَูَ ูِูŠ ู‚ُู„ُูˆุจِูƒُู…َุงุดَูŠْุฆุงً, ุฃَูˆْุดَุฑًّุง.

*_“Tenanglah kalian berdua, dia adalah Shafiyyah bintu Huyay. Mereka berdua berkata: “Maha Suci Allah wahai RasuluLlah. Maka RasuluLlah bersabda:  “Sesungguhnya syaithan mengalir di tubuh bani Adam sesuai dengan aliran darah, dan aku khawatir dihembuskan kepada kalian sesuatu atau keburukan.”_* (H.R Muslim no. 2175).

Demikianlah watak syaithan selalu menghembuskan bisikan-bisikan jahat ke dalam hati manusia. Apalagi Allah _subhanahu wata’ala_ dengan segala hikmah-Nya telah menciptakan ‘pendamping’ (dari kalangan jin) bagi setiap manusia, bahkan RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ juga ada pendampingnya. Sebagimana sabda Beliau _shalaLlahu ‘alaihi wasallam:_

ู…َุง ู…ِู†ْูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฃَุญَุฏٍ ุฅِู„ุงّ َู‚َุฏْ ูˆُูƒِّู„َ ุจِู‡ِ ู‚َุฑِูŠْู†ُู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ุฌِู†ِّ, ู‚َุงู„ُูˆุง: ูˆَุฅِูŠَّุงูƒَ ูŠَุงุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ ؟ ู‚َุงู„َ: ูˆَุฅِูŠَّุงูŠَ, ุฅِู„ุงَّ ุฃَู†َّ ุงู„ู„ู‡ ุฃَุนَุงู†َู†ِูŠ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูَุฃَุณْู„َู…َ, ูَู„ุงَ ูŠَุฃْู…ُุฑُู†ِูŠ ุฅِู„ุงَّุจِุฎَูŠْุฑٍ.

*_“Tidaklah salah seorang dari kalian kecuali diberikan seorang pendamping dari kalangan jin, maka para shahabat berkata: Apakah termasuk engkau wahai RasuluLlah? RasuluLlah shalaLlahu ‘alaihi wasallam menjawab: Ya, hanya saja Allah telah menolongku darinya, karena ia telah masuk Islam, maka dia tidaklah memerintahkan kepadaku kecuali kebaikan”._* (HR. Muslim no. 2814).

Oleh karenanya Allah _ta'ala_ memerintahkan kita untuk berdoa memohon perlindungan dari (keburukan) setan, yang sama sekali tidak memberikan kebaikan dan tidak tunduk pada kebenaran.

Kita mohon perlindungan kepada Allah dari bisikan setan, dengan mengamalkan doa tersebut sebagai berikut:

ุฑَّุจِّ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِูƒَ ู…ِู†ْ ู‡َู…َุฒَٰุชِ ูฑู„ุดَّูŠَٰุทِูŠู†ِ ูˆَุฃَุนُูˆุฐُ ุจِูƒَ ุฑَุจِّ ุฃَู† ูŠَุญْุถُุฑُูˆู†ِ

_Rabbi a’uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiini Wa-a’uudzu bika rabbi an yahdhuruuni._

Artinya, *_"Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka kepadaku."_* (QS. Al-Mukminun 97-98).

Dengan memanjatkan doa diatas dalam keadaan apapun, semoga kita selamat dari tipu daya setan, baik dalam beramal ritual ibadah maupun dalam perkara lainnya.

 ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ููŠูƒู…                      (23/08)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Ÿ‘‰  *Pencerahan oleh*: Majlis Ta'lim al Firosy (MTF).
๐Ÿ‘‰ *Admin* :
๐Ÿ‘ค+62 82132076014  *bergabung* silahkan kirim pesan dg *format:* nama#usia#profesi#kota asal. *Contoh:* Budi#34th#Polri#Majalengka.
๐Ÿ“น *Sosial Media* :                    
@ *Facebook*, Majelis AL-Firosy
@ *BBM*, 59C510DB
@ *Blog*, www.majelis_alfirosy. blogspot.com
@ *Sharing SMS/CP*, 082332576879
๐Ÿ“œ *Silahkan disebar*, semoga menjadi amal kebaikan bagi Anda๐Ÿฎ

Kamis, 16 September 2010

Hikmah Zakat fitrah

Setelah soal terjembataninya jurang psikologis antara orang berada dengan si miskin dari akibat terjalinya silaturahmu saat serah terima zakat fitrah. hal ke-2 hikmah disyariatkannya bahwa penerima zakat fitrah itu hanya fakir miskin adalah terwujudnya suasana suka cita yang optimal pada semua mukmin (kaya/miskin) di saat hari raya Idul Fitri, sebagaimana yang di himbaukan oleh Rasul SAW. Kenapa, karena dengan hanya terfokusnya peruntukan zakat fitrah hanya fakir miskin maka tia penerima akan memperoleh bagian relatif sangat banyak sehingga selain yang bersangkutan lantas bisa merasa aman dari rasa lapar hari itu, juga lantas akan bisa sebagai muzakki dan membayar zakat fitrah juga ini jelas akan menumbuhkan rasa naiknya harga diri bagi si miskin menjadi relatif sejajar dengan orang-orang "mampu" lainnya .

Wallaahu a'lam

Minggu, 12 September 2010

zakat fitrah KHUSUS FAKIR MISKIN

ada yg kaget tdk menyangka bahwa penerima zakat fitrah ternyata khusus fakir miskin.AgaK DETIll kita jelaskan bahwa memang ada ulama yg memasukkan ke 8 asnaf sbegai penerima zakat fitrah. Namun pendapat tersebu tdk ada dasarnya melainkan hanya penggeneralisasian dari qs 9;6o yg sesungguhnya adalah keterangan tentang zakat MAAl dsb selain zakat fitrah.dan pendapat tsb sesungguhnya telah lama di bantah oleh para syaikhul ISLAM DI DALAM MAJMU' FATAWA 2/71-78

Senin, 30 Agustus 2010

Cara Melawan Bisikan Kotor dalam Hati

Ta'awud (a'udzubillahi..)
doa Allohumma arinil haq.. dan perbanyak baca surah An-Nas.

kenapa demikian/ setidaknya ada 2 sebab hati menjadi kotor, yakni karena lemahnya hati itu sendiri akibat keringdari hidayah (intern) dan karena fitnah setan yang secara terus menerus (extern). Maka terapi/pencegahannya juga sekurang-kurangnya dari 2 dimensi itu. Nasrullah (pertolongaNya) kita pinta dengan doa permohonan petunjuk (hudan), sedangkan benteng dari serangan fitnah setan (dari golongan jin dan manusia) adalah dengan Ta'awud dan An naas. Insya ALLAH

"Selain dengan doa, apa yang harus dilakukan untuk atasi sifat2 buruk dalam hati.karena meski tidak dilahirkan dlaam perbuatan tapi Allah tetap tahu bahwa ada sifat buruk dalam hati kita,gimana?"kata seorang jama'ah kemarin

begini sebagaimana potensi sifat taqwa dalam diri manusia, potensi sifat fujuur (buruk) tersebut memang selalu akan tetap ada (QS. Asy Syams :8-10). PR kita adalah pelihara diri/kelola hati untuk tidak melhirkannya dlam perbuatan. tidak kotori jiwa dengan perbuatan-perbuatan yang merepresentasikan aneka penyakit hati, tapi istiqomah beramal kebaikan meski dalam sedikit hal (Al istiqomah khoirun min alfi karomah.Istiqomah,kontinyuitas dlaam kebaikan lebih bagus dari 1000 karomah). Konsep tombo ati yang 5 perkara itu sangat relevan untuk jaga hati uneg jelek, kecuali suudzon belum tercatat sebagai keburukan tapi niat baik saja sudah tercatat 1 kebaikan.

Sabtu, 28 Agustus 2010

Karomah dan syafaat

Pada suatu majelis ada yang bertanya begini :

MILIK SIAPAKAH KAROMAH dan SYAFAAT ITU?
Allahkah?,Rasulkah, Al-Qur'n atau apa?

Kenapa dia bertanya begitu...ternyata karena di suatu pengajian dia dengar : bil karomati walbarokati syeh..

akhirnya kita jelaskan bahwa ketika dihadapkan/diperbandingkan dengan Allah maka lepalah yang selainNya. Walillahi ma fissamawati wamaa fil ardhli.." dan hanya milik Allah segala yang di langit dan yang ada di bumi 9yang ghoib dan yang nyata.

Memang secara relatif Allah menitipkan sebagian sifat dan kuasanya kepada siapa saja yang dia kehendaki, termasuk pada Rasul SAW, Al-Qur'an, Syeh Abdul Qodir, Induk ayam , pepohonan, dsb. Tapi dalam hal minta, tetap haruus IYYAKA NA'BUDU WA IYYAKA NASTA'IN.Hanya pada NYA dengan sarana/watsilahnya adalah WASTA'INNU BISHOBIRI WA SHOLAT. Mohonlah kalian dengan cara bersholat bukan dengan manaqiban

Sabtu, 21 Agustus 2010

Tentang Thoriqoh

Dalam rangka membersihkan hati dari berbagai kotoran dan penyakit, ada jemaah yang mempertanyakan harus memakai metode thoriqoh apa. sedangkan yang umum di ketahui, laku thoriqoh itu adalah melalui baiat oleh guru Mursyid tertentu dan dengan pengijasahan amalan-amalan wirid tertentu pula. masalahnya toriqoh qodriyah, naqsyabandiyah, wahidiyah dan sebagainya.

KITA MAU PAKAI YANG MANA?

Maka harus kita jelaskan bahwa konsep toriqoh itu adalah tindak lanjutatau pertajaman dari perilaku peribadatan syariat. orang yang mau thoriqoh mutlak harus jalankan syariat. sama halnya dengan kalau mau kenyang ya harus makan. Intinya adalah kita iktu cara ibadah sebagaimana yang diajarkan Rasul SAW saja Baiat muslim adalah dengan dua kalimat syahadat, wiridnya adalah sholat, pensuciannya adalah Zakat, Prihatin dan pengendalian dirinya adlah dengan puasa, dst. maka cukuplah kita istiqomah kerjakan ibadah syarian yang sudah ada ini secara lahir batin, maka kita akan sampai pada ma'rifatullah..