Selasa, 06 September 2016

Undangan silaturahim

UNDANGAN

BismiLlah.
Agenda rutin Silaturahim Majlis Ta'lim al Firosy (MTF) bulan ini pd Ahad 11 September 2016 di Musholla Al Firosy (timur gedung DPRD, depan GraPAri jln Kenanga situbondo) mulai jam 06.45 WIB - selesai. *TERBUKA UNTUK UMUM*.

Tema: *Terusir dari Telaga Nabi SAW*
(bagian ke lima kajian Hadits Area' An Nawawiyyah). Monggo, persilakan hadir..

🌹🌾 tak lupa kami undang jg *Ummahat Centar Alfirosy* yg br bergabung, utamanya yg berdomisili d Kabupaten Situbondo, unt Hadir ya..🌹

*Bagi-bagi Kupon Qurban*
InsyaaLlah selain ta'lim ada juga pembagian kupon daging qurban kepada para wali yatim, santri tahfidz al firosy, dan sebagian masyarakat sekitar tempat acara.

Susunan acara:
Pembukaan
2⃣ Sambutan
3⃣ Kajian Inti
4⃣ Penutup
5⃣ Pembagian Kupon Daging Qurban

Ta'lim dibuka dg bacaan tartil al qur'an oleh pr santri tahfidz Al Firosy, setelah ta'lim selesai dilanjutkan lain-lain.

Semoga bisa makin memperluas manfaat dan menjadi amal shaleh bagi semua pihak yang terlibat secara ikhlas dalam acara ini. Aamiin.

Senin, 05 September 2016

Daging kurban untuk non muslim

🐂 *Daging Qurban Untuk Non Muslim* 🐑

بسم الله الرحمن الرحيم

Ada pertanyaan, daging qurban apa bisa dibagikan kepada yang non muslim? Jawabnya; boleh jika non muslim (kafir) tersebut termasuk orang yang bisa berdamai dengan muslim. 

Yang tidak boleh adalah jika daging kurban tersebut diberikan kepada orang kafir harbi (yang memerangi Islam) karena yang wajib (bagi orang Islam) adalah menghinakan dan melemahkan mereka, bukan menolongnya atau menguatkan mereka dengan pemberian (sedekah).

Demikian pula hukumnya sama dalam sedekah yang bersifat sunnah (bukan zakat atau kafarah), sebagaimana keumuman firman Allah _Subhanahu wa Ta’ala._

لَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ لَمْ يُقَاتِلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَلَمْ يُخْرِجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ أَنْ تَبَرُّوهُمْ وَتُقْسِطُوا إِلَيْهِمْ ۚ إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ﴿٨﴾إِنَّمَا يَنْهَاكُمُ اللَّهُ عَنِ الَّذِينَ قَاتَلُوكُمْ فِي الدِّينِ وَأَخْرَجُوكُمْ مِنْ دِيَارِكُمْ وَظَاهَرُوا عَلَىٰ إِخْرَاجِكُمْ أَنْ تَوَلَّوْهُمْ ۚ وَمَنْ يَتَوَلَّهُمْ فَأُولَٰئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

*_"Allah tidak melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap mereka yang tidak memerangimu karena agama (mu) dan yang tidak mengusirmu dari tempatmu. Sesungguhnya Allah mencintai orang-orang yang berlaku adil. Allah hanya melarang kamu untuk menjadikan mereka yang memerangimu, mengusirmu dari tempatmu, dan membantu orang lain mengusirmu sebagai kawanmu. Dan barangsiapa menjadikan mereka sebagai kawan, maka mereka adalah orang-orang yang zalim."_* [QS. al-Mumtahanah/60: 8-9].

Dan juga RasuluLlah _shallaLlahu ‘alaihi wa sallam_ menyuruh Asma binti Abi Bakar _radhiyaLlahu anhuma_ untuk selalu menyambunga (silaturahmi) dengan ibunya dengan memberinya harta, padahal ibunya masih musyrik saat masih dalam perjanjian damai, sebagaimana HR. Bukhari.

بارك الله فيكم
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
👉  *Pencerahan oleh*: Majlis Ta'lim al Firosy (MTF).
👉 *Admin* :
👤+62 82132076014  *bergabung* silahkan kirim pesan dg *format:* nama#usia#profesi#kota asal. *Contoh:* Budi#34th#Polri#Majalengka.
📹 *Sosial Media* :                    
@ *Facebook*, Majelis AL-Firosy
@ *BBM*, 59C510DB
@ *Blog*, www.ustad-hari@blogspot.com
@ *Sharing SMS/CP*, 082332576879
📜 *Silahkan disebar*, semoga menjadi amal kebaikan bagi Anda🏮

Selasa, 30 Agustus 2016

Waspadai setan manusia

Setan itu ternyata bisa menyerupai 




๐Ÿ“ *Waspadai Setan Manusia* ๐Ÿ“–
             _Oleh : Hari Pranoto_

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

ุณูˆุฑุฉุงู„ู†ุงุณ                          6⃣ Ayat

 ู…ِู†َ ุงู„ْุฌِู†َّุฉِ ูˆَ ุงู„ู†َّุงุณ ِ

*_Terjemah :_*

*_“Dari (golongan) jin dan manusia.”_* 

๐Ÿ“‹ *Arti kata :*

ู…ู† : Dari

 ุงู„ْุฌِู†َّุฉِ  : jin

ْูˆَِ : dan

ِ ุงู„ู†َّุงุณ : manusia
            
*_Makna Kalam :_*ِ

Kita tekankan kembali bahwa sedemikian pentingnya kita mohon perlindungan kepada Allah dari bisikan setan, antara lain dengan mengamalkan doa sebagai berikut:

ุฑَّุจِّ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِูƒَ ู…ِู†ْ ู‡َู…َุฒَٰุชِ ูฑู„ุดَّูŠَٰุทِูŠู†ِ ูˆَุฃَุนُูˆุฐُ ุจِูƒَ ุฑَุจِّ ุฃَู† ูŠَุญْุถُุฑُูˆู†ِ

_Rabbi a’uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiini Wa-a’uudzu bika rabbi an yahdhuruuni._

Artinya, *_"Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka kepadaku."_* (QS. Al-Mukminun 97-98).

Dengan memanjatkan doa diatas dalam keadaan apapun, semoga kita selamat dari tipu daya setan, baik dalam beramal ritual ibadah maupun dalam perkara lainnya.

Hal ini mengingat ayat terakhir Surah An Naas ini tampak jelas bahwa yang melakukan bisikan ke dalam dada manusia tidak hanya setan dari golongan jin, bahkan manusia pun bisa berperan sebagai setan tersebut. Sebagaimana juga telah Allah pertegas dalam ayat lain (artinya):
*_“Dan Demikianlah Kami jadikan bagi tiap-tiap nabi itu musuh, yaitu syaitan-syaitan (dari jenis) manusia dan (dan jenis) jin, sebagian mereka membisikkan kepada sebagian yang lain perkataan-perkataan yang indah-indah untuk menipu (manusia).”_* (Al An’am: 112).

Maka salah satu jalan keluar dari bisikan dan godaan syaithan baik dari kalangan jin dan manusia adalah sebagaimana firman Allah _subhanahu wata’ala_ (artinya): *_“Dan jika syaithan mengganggumu dengan suatu gangguan, maka mohonlah perlindungan kepada Allah.”_* (QS. Fushshilat: 36).

Setan dari golongan jin tidak akan terlihat oleh mata kita karena bersifat ghaib, namun setan berupa manusia bisa saja sekarang berada di dekat kita. 

Setan dari jenis manusia ini lebih sulit untuk diketahui dan dihindari, mungkin mereka tidak akan berpenampilan layaknya setan yang menakutkan seperti yang ada pada bayangan kita, namun mungkin saja mereka berpenampilan alim, tapi di dalamnya ternyata berakhlak dan berperilaku setan. Bagi kita yang kurang wawasan keislaman, akan sangat mudah tertipu dengan setan jenis manusia ini. 

Menghindari setan dari golongan manusia ini tidak cukup hanya dengan memohon perlindungan dari Allah _Ta'ala_, tetapi juga diperlukan memahami dan mengenal langkah-langkah setan tersebut. 

Hal ini bisa kita lakukan jika kita menambah wawasan keislaman dan memperdalam ilmu tentang Al-Qur'an dan sunnah serta mengkaji sirah nabawiyah. Lalu membandingkannya antara perilaku dia dengan akhlak RasuluLlah _shalaLlahu alaihi wasallam_ dan para sahabat.

Pada bagian akhir kajian QS. Annas ini,  kita memohon kepada Allah semoga kelak di _Yaumil qiyamah_ kita memperoleh syafaat dari sebab mentadabburi Al Qur'an.

 ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ููŠูƒู…                      (31/08)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Ÿ‘‰  *Pencerahan oleh*: Majlis Ta'lim al Firosy (MTF).
๐Ÿ‘‰ *Admin* : 
๐Ÿ‘ค+62 82132076014  *bergabung* silahkan kirim pesan dg *format:* nama#usia#profesi#kota asal. *Contoh:* Budi#34th#Polri#Majalengka.
๐Ÿ“น *Sosial Media* :                     
@ *Facebook*, Majelis AL-Firosy 
@ *BBM*, 59C510DB
@ *Blog*, www.ustad-hari.blogspot.com
@ *Sharing SMS/CP*, 082332576879
๐Ÿ“œ *Silahkan disebar*, semoga menjadi amal kebaikan bagi Anda๐Ÿฎ

Minggu, 28 Agustus 2016

Hotel syariah berkonsep Syariah



Kini telah hadir di Kota Situbondo satu-satunya hotel Syariah menggunakan bank syariah dan berkonsep syariah. Jadi kita gak perlu was-was lagi dengan menginap di hotel kami. Untuk detilnya bisa klik

Hotel Asri Syariah situbondo hubungi : 081 559 8175 99 # Syarat Hotel Syariah  http://www.pengusahajember.com/2016/08/hotel-asri-syariah-situbondo-hubungi.html?m=1

Sabtu, 27 Agustus 2016

Keberkahan

BรฌsmiLlah. Keberkahan itu sangat ajaib, bisa jawab segala problem hidup bahkan secara tidak masuk akal. Al Qur'an adalah sarana sumber keberkahan, asalkan benar-benar ditadabburi (QS.38:29).

Si Pembisik keburukan



    ๐Ÿ“ *Si Pembisik Keburukan* ๐Ÿ“–
               _Oleh : Hari Pranoto_

ุจุณู… ุงู„ู„ู‡ ุงู„ุฑุญู…ู† ุงู„ุฑุญูŠู…

ุณูˆุฑุฉุงู„ู†ุงุณ                         5⃣ Ayat

ุงู„َّุฐِูŠ ูŠُูˆَุณْูˆِุณُ ูِูŠ ุตُุฏُูˆุฑِ ุงู„ู†َّุงุณِ

*_Terjemah :_*

*_“Yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia.”_*

๐Ÿ“‹ *Arti kata :*

 ุงู„َّุฐِูŠ : yang

 ูŠُูˆَุณْูˆِุณُ : membisikkan

 ูِูŠ : di dalam

ุตُุฏُูˆุฑِ  : dada
           
ุงู„ู†َّุงุณِ : manusia

*_Makna Kalam :_*

Inilah misi syaithan yang selalu berupaya menghembuskan was-was kepada manusia. Menghiasi kebatilan sedemikian indah dan menarik. Mengemas kebenaran dengan kemasan yang buruk. Sehingga seakan-akan yang batil itu tampak benar dan yang benar itu tampak batil.

Coba kita perhatikan, bagaimana rayuan manis syaithan yang dihembuskan kepada Nabi Adam dan istrinya. Allah _subhanahu wata’ala_ kisahkan dalam firman-Nya (artinya):
*_“Maka syaitan membisikkan pikiran jahat kepada keduanya untuk menampakkan kepada keduanya apa yang tertutup dari mereka yaitu auratnya, dan syaitan berkata: “Rabb-mu tidak melarangmu untuk mendekati pohon ini, melainkan supaya kamu berdua tidak menjadi malaikat atau tidak menjadi orang-orang yang kekal (dalam al jannah/surga)”._* (QS. Al A’raf: 20).

Demikian pula kita perhatikan, kisah ketika RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ sedang beri’tikaf. Shafiyyah bintu Huyay (salah seorang istri beliau _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_). mengunjunginya di malam hari. Setelah berbincang beberapa saat, maka RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ mengantarkannya pulang ke kediamannya. Namun perjalanan keduanya dilihat oleh dua orang Al Anshar. Kemudian syaithan menghembuskan ke dalam hati keduanya perasaan was-was (curiga).

RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ melihat gelagat yang kurang baik dari keduanya. Oleh karena itu Beliau _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ segera mengejarnya, seraya bersabda:

ุนَู„َู‰ ุฑِุณْู„ِูƒُู…َุง, ุฅِู†َّู‡َุง ุตَูِูŠَّุฉُ ุจِู†ْุชُ ุญُูŠَูŠّ ูَู‚َุงู„ุงَ: ุณُุจْุญَุงู†َ ุงู„ู„ู‡ ูŠَุงุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡. ูَู‚َุงู„َ: ุฅِู†َّ ุงู„ุดَّูŠْุทَุงู†َ ูŠَุฌْุฑِูŠ ู…ِู†ِ ุงุจْู†ِ ุขุฏَู…َ ู…َุฌْุฑَู‰ ุงู„ุฏََّู…, ูˆَุฅِู†ِّูŠ ุฎَุดِูŠْุชُ ุฃَู†ْ ูŠُู‚ْุฐَูَ ูِูŠ ู‚ُู„ُูˆุจِูƒُู…َุงุดَูŠْุฆุงً, ุฃَูˆْุดَุฑًّุง.

*_“Tenanglah kalian berdua, dia adalah Shafiyyah bintu Huyay. Mereka berdua berkata: “Maha Suci Allah wahai RasuluLlah. Maka RasuluLlah bersabda:  “Sesungguhnya syaithan mengalir di tubuh bani Adam sesuai dengan aliran darah, dan aku khawatir dihembuskan kepada kalian sesuatu atau keburukan.”_* (H.R Muslim no. 2175).

Demikianlah watak syaithan selalu menghembuskan bisikan-bisikan jahat ke dalam hati manusia. Apalagi Allah _subhanahu wata’ala_ dengan segala hikmah-Nya telah menciptakan ‘pendamping’ (dari kalangan jin) bagi setiap manusia, bahkan RasuluLlah _shalaLlahu ‘alaihi wasallam_ juga ada pendampingnya. Sebagimana sabda Beliau _shalaLlahu ‘alaihi wasallam:_

ู…َุง ู…ِู†ْูƒُู…ْ ู…ِู†ْ ุฃَุญَุฏٍ ุฅِู„ุงّ َู‚َุฏْ ูˆُูƒِّู„َ ุจِู‡ِ ู‚َุฑِูŠْู†ُู‡ُ ู…ِู†َ ุงู„ุฌِู†ِّ, ู‚َุงู„ُูˆุง: ูˆَุฅِูŠَّุงูƒَ ูŠَุงุฑَุณُูˆู„َ ุงู„ู„ู‡ ؟ ู‚َุงู„َ: ูˆَุฅِูŠَّุงูŠَ, ุฅِู„ุงَّ ุฃَู†َّ ุงู„ู„ู‡ ุฃَุนَุงู†َู†ِูŠ ุนَู„َูŠْู‡ِ ูَุฃَุณْู„َู…َ, ูَู„ุงَ ูŠَุฃْู…ُุฑُู†ِูŠ ุฅِู„ุงَّุจِุฎَูŠْุฑٍ.

*_“Tidaklah salah seorang dari kalian kecuali diberikan seorang pendamping dari kalangan jin, maka para shahabat berkata: Apakah termasuk engkau wahai RasuluLlah? RasuluLlah shalaLlahu ‘alaihi wasallam menjawab: Ya, hanya saja Allah telah menolongku darinya, karena ia telah masuk Islam, maka dia tidaklah memerintahkan kepadaku kecuali kebaikan”._* (HR. Muslim no. 2814).

Oleh karenanya Allah _ta'ala_ memerintahkan kita untuk berdoa memohon perlindungan dari (keburukan) setan, yang sama sekali tidak memberikan kebaikan dan tidak tunduk pada kebenaran.

Kita mohon perlindungan kepada Allah dari bisikan setan, dengan mengamalkan doa tersebut sebagai berikut:

ุฑَّุจِّ ุฃَุนُูˆุฐُ ุจِูƒَ ู…ِู†ْ ู‡َู…َุฒَٰุชِ ูฑู„ุดَّูŠَٰุทِูŠู†ِ ูˆَุฃَุนُูˆุฐُ ุจِูƒَ ุฑَุจِّ ุฃَู† ูŠَุญْุถُุฑُูˆู†ِ

_Rabbi a’uudzu bika min hamazaatisy-syayaathiini Wa-a’uudzu bika rabbi an yahdhuruuni._

Artinya, *_"Ya Tuhanku, aku berlindung kepada-Mu dari bisikan-bisikan setan. Dan aku berlindung pula kepada-Mu, ya Tuhan kami dari kedatangan mereka kepadaku."_* (QS. Al-Mukminun 97-98).

Dengan memanjatkan doa diatas dalam keadaan apapun, semoga kita selamat dari tipu daya setan, baik dalam beramal ritual ibadah maupun dalam perkara lainnya.

 ุจุงุฑูƒ ุงู„ู„ู‡ ููŠูƒู…                      (23/08)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
๐Ÿ‘‰  *Pencerahan oleh*: Majlis Ta'lim al Firosy (MTF).
๐Ÿ‘‰ *Admin* :
๐Ÿ‘ค+62 82132076014  *bergabung* silahkan kirim pesan dg *format:* nama#usia#profesi#kota asal. *Contoh:* Budi#34th#Polri#Majalengka.
๐Ÿ“น *Sosial Media* :                    
@ *Facebook*, Majelis AL-Firosy
@ *BBM*, 59C510DB
@ *Blog*, www.majelis_alfirosy. blogspot.com
@ *Sharing SMS/CP*, 082332576879
๐Ÿ“œ *Silahkan disebar*, semoga menjadi amal kebaikan bagi Anda๐Ÿฎ

Kamis, 16 September 2010

Hikmah Zakat fitrah

Setelah soal terjembataninya jurang psikologis antara orang berada dengan si miskin dari akibat terjalinya silaturahmu saat serah terima zakat fitrah. hal ke-2 hikmah disyariatkannya bahwa penerima zakat fitrah itu hanya fakir miskin adalah terwujudnya suasana suka cita yang optimal pada semua mukmin (kaya/miskin) di saat hari raya Idul Fitri, sebagaimana yang di himbaukan oleh Rasul SAW. Kenapa, karena dengan hanya terfokusnya peruntukan zakat fitrah hanya fakir miskin maka tia penerima akan memperoleh bagian relatif sangat banyak sehingga selain yang bersangkutan lantas bisa merasa aman dari rasa lapar hari itu, juga lantas akan bisa sebagai muzakki dan membayar zakat fitrah juga ini jelas akan menumbuhkan rasa naiknya harga diri bagi si miskin menjadi relatif sejajar dengan orang-orang "mampu" lainnya .

Wallaahu a'lam

Minggu, 12 September 2010

zakat fitrah KHUSUS FAKIR MISKIN

ada yg kaget tdk menyangka bahwa penerima zakat fitrah ternyata khusus fakir miskin.AgaK DETIll kita jelaskan bahwa memang ada ulama yg memasukkan ke 8 asnaf sbegai penerima zakat fitrah. Namun pendapat tersebu tdk ada dasarnya melainkan hanya penggeneralisasian dari qs 9;6o yg sesungguhnya adalah keterangan tentang zakat MAAl dsb selain zakat fitrah.dan pendapat tsb sesungguhnya telah lama di bantah oleh para syaikhul ISLAM DI DALAM MAJMU' FATAWA 2/71-78

Senin, 30 Agustus 2010

Cara Melawan Bisikan Kotor dalam Hati

Ta'awud (a'udzubillahi..)
doa Allohumma arinil haq.. dan perbanyak baca surah An-Nas.

kenapa demikian/ setidaknya ada 2 sebab hati menjadi kotor, yakni karena lemahnya hati itu sendiri akibat keringdari hidayah (intern) dan karena fitnah setan yang secara terus menerus (extern). Maka terapi/pencegahannya juga sekurang-kurangnya dari 2 dimensi itu. Nasrullah (pertolongaNya) kita pinta dengan doa permohonan petunjuk (hudan), sedangkan benteng dari serangan fitnah setan (dari golongan jin dan manusia) adalah dengan Ta'awud dan An naas. Insya ALLAH

"Selain dengan doa, apa yang harus dilakukan untuk atasi sifat2 buruk dalam hati.karena meski tidak dilahirkan dlaam perbuatan tapi Allah tetap tahu bahwa ada sifat buruk dalam hati kita,gimana?"kata seorang jama'ah kemarin

begini sebagaimana potensi sifat taqwa dalam diri manusia, potensi sifat fujuur (buruk) tersebut memang selalu akan tetap ada (QS. Asy Syams :8-10). PR kita adalah pelihara diri/kelola hati untuk tidak melhirkannya dlam perbuatan. tidak kotori jiwa dengan perbuatan-perbuatan yang merepresentasikan aneka penyakit hati, tapi istiqomah beramal kebaikan meski dalam sedikit hal (Al istiqomah khoirun min alfi karomah.Istiqomah,kontinyuitas dlaam kebaikan lebih bagus dari 1000 karomah). Konsep tombo ati yang 5 perkara itu sangat relevan untuk jaga hati uneg jelek, kecuali suudzon belum tercatat sebagai keburukan tapi niat baik saja sudah tercatat 1 kebaikan.

Sabtu, 28 Agustus 2010

Karomah dan syafaat

Pada suatu majelis ada yang bertanya begini :

MILIK SIAPAKAH KAROMAH dan SYAFAAT ITU?
Allahkah?,Rasulkah, Al-Qur'n atau apa?

Kenapa dia bertanya begitu...ternyata karena di suatu pengajian dia dengar : bil karomati walbarokati syeh..

akhirnya kita jelaskan bahwa ketika dihadapkan/diperbandingkan dengan Allah maka lepalah yang selainNya. Walillahi ma fissamawati wamaa fil ardhli.." dan hanya milik Allah segala yang di langit dan yang ada di bumi 9yang ghoib dan yang nyata.

Memang secara relatif Allah menitipkan sebagian sifat dan kuasanya kepada siapa saja yang dia kehendaki, termasuk pada Rasul SAW, Al-Qur'an, Syeh Abdul Qodir, Induk ayam , pepohonan, dsb. Tapi dalam hal minta, tetap haruus IYYAKA NA'BUDU WA IYYAKA NASTA'IN.Hanya pada NYA dengan sarana/watsilahnya adalah WASTA'INNU BISHOBIRI WA SHOLAT. Mohonlah kalian dengan cara bersholat bukan dengan manaqiban

Sabtu, 21 Agustus 2010

Tentang Thoriqoh

Dalam rangka membersihkan hati dari berbagai kotoran dan penyakit, ada jemaah yang mempertanyakan harus memakai metode thoriqoh apa. sedangkan yang umum di ketahui, laku thoriqoh itu adalah melalui baiat oleh guru Mursyid tertentu dan dengan pengijasahan amalan-amalan wirid tertentu pula. masalahnya toriqoh qodriyah, naqsyabandiyah, wahidiyah dan sebagainya.

KITA MAU PAKAI YANG MANA?

Maka harus kita jelaskan bahwa konsep toriqoh itu adalah tindak lanjutatau pertajaman dari perilaku peribadatan syariat. orang yang mau thoriqoh mutlak harus jalankan syariat. sama halnya dengan kalau mau kenyang ya harus makan. Intinya adalah kita iktu cara ibadah sebagaimana yang diajarkan Rasul SAW saja Baiat muslim adalah dengan dua kalimat syahadat, wiridnya adalah sholat, pensuciannya adalah Zakat, Prihatin dan pengendalian dirinya adlah dengan puasa, dst. maka cukuplah kita istiqomah kerjakan ibadah syarian yang sudah ada ini secara lahir batin, maka kita akan sampai pada ma'rifatullah..

Penjelasan Jika kita MERASA

Usai jemaah Putri dari Palembang turun mimbar dan Ta'Lim usai, sebagian jemaah minta penjelasan lebih gamblang tentang maksud kalimat kalimat beliau tadi.

Kita jelaskan bahwa sedemikian pentingnya menjaga kesehatan hati 9QOLBU) . Hati yang trouble , minimal akan lahirkan persanaan GR pada diri sendiri (ujub) pada TUHAN (saja) dan pada sesama manusia (RIYA'). Bahayanya, bisa sampai pada kematian hati itu sendiri yang akibatnya sangat fatal bagi hidup mati yang bersangkutan(al. doa tidak akan di jawab dan permohonan tidak akan dikabulkan Allah, naudzubillah)

karena orang tinggi hati akan Dia rendahkan dan orang rendah hati akan Dia tinggikan, maka saya tawarkan pada jemaah gimana kalo gita ikhtiarkan saja diri kita ini sebagai orang yang paling baik di sisiNya,paling buruk dalam pandangan diri sendiri dan sebagai orang yang sangat biasa di hadapan orang lain..

Jika Kita Merasa

Akhir-akhir ini suasana pengajian di Majelis Ta'Lim Al Firos (MTF) kian semarak. Bukan terutama jumlah yang nimbrung (jamaah) kian bertambah, tapi lebih karena dinamisnya lontaran unek2 mereka yang kemudian justru menjadi ILMU bagi semua

kemarin,seorang jamaah putri asal Palembang tampil di mimbar :

Jika kita merasa BesAr
Periksa HATI kita
Mungkin ia sedang BENGKAK

Jika kita merasa SUCI
Periksa JIWA kita
Mungkin itu PUTIHNYA NANAh dari luka NURANI

Jika kita merasa TINGGI
mungkin ia sedang MELAYANG kehilangan pijakan

Jika kita merasa WANGI
periksa ikhlas kita
Mungkin itu asap dari AMAL SHALIH kita yang di bakar RIYA..

Mari kita bersihkan HATI kita dari segala penyakit HATI...

Qs.49:11-12"

Kamis, 19 Agustus 2010

Pembersihan Hati

Ada yang mengatakan bersihkan pantai tidak cukup dengan hanya membersihkan pantai itu. kalau sungai-sungainya kotor mana bisa panai jadi bersih?

Maksudnya : hati adalah muara bagi indera. kalo indera. kalau indera suka yang kotor, tidak paham halal haram, mana mungkin hati bisa bersih..

Kita respon: bisa juga begitu, perilaku bersih menyebabkan hati jadi bersih. tapi hhubungan antara hati dan indera adalah simultan. selagi dipengaruhi.

sedangkan pantai dan laut adalah hubungan searah. Idiomatik pantai-sungai terhadap kedudukan hati indera adalah menafikan kemungkinan bersihnya amaliyah dohir dari akibat kebersihan hati. padahal secara gamblang Rasul SAW menjelaskan bahwa jika segumpal daging (qolbu)itu baik maka akan baik pula amaliyah seluruh tubuh. sedangkan bersih atau kotornya suatu pantai sama sekali tidak berakibat pada bersih atau kotornya sungai, meski bisa saja bersih atau kotornya pantai merupakan akibat dari bersih kotornya sungai.

sms tanggal 28-7-2010